Senin, 22 April 2013

Masalah Pilgub Kaltim 2013 Mendapat Perhatian dari Kaum Muda

Diskusi bersama narasumber
Kemeriahan dalam memperingati hari jadi organisasi KAMMI, merupakan satu agenda terpenting bagi seluruh kader se-nusantara. Telah banyak kegiatan yang dilakukan, sebagai bentuk ekspresi terhadap usia dewasa KAMMI yang mencapai usia 15 tahun sejak
29 maret 1998 lalu. Tak terkecuali pula dengan KAMMI yang berada di Kalimantan Timur. Puncak peringatan yang dilakukan oleh KAMDA kaltim yaitu mengemas dalam bentuk diskusi publik yang diikuti oleh ratusan kader se-kalimantan timur.
Acara diskusi publik yang dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota Samarinda jln.Ruhui Rahayu ini, mengusung tema “Fenomena Golput dan Upaya Pencerdasan Masyarakat Menuju Pilgub Kaltim 2013”. Begitu besar antusiasme kader yang ingin lebih mengetahui bahasan dalam acara tersebut, membuat panitia menghadirkan beberapa pembicara. Diantaranya yaitu Prof. Dr. Adam Idris, M.Si selaku pengamat politik dan akademisi, Bpk Andi Sunandar sebagai Ketua KPU Kaltim serta tak ketinggalan Ketua KAMMI Kaltim periode 2011-2013 yaitu Rahman. Acara ini dibawakan oleh Zahroni secara santai tetapi mampu mengupas permasalahan yang ada. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua KAMMI wilayah Kalimantan yaitu akh Musyda.
      Pilgub (Pemilihan Gubernur) yang rencananya akan di lakukan pada tanggal 10 September mendatang, menimbulkan permasalahan-permasalahan baru. Salah satunya adalah pilihan masyarakat untuk tidak memilih calon pemimpin bagi daerah mereka yang disebabkan oleh beberapa faktor. Hal ini, tentu saja mengundang kekhawatiran kaum muda terhadap kemajuan daerah Kalimantan Timur dimasa depan. Melihat respon dan antusias masyarakat, banyak diantara mereka yang memilih untuk golput karena anggapan bahwa mereka semua hanya untuk mengeruk keuntungan. Berlandaskan hal itulah, KAMMI Kaltim akan berupaya untuk berkontribusi dalam masalah yang ada. (Tim Humas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar