Assalamualaikum sahabat-sahabatku dimana saja, afwan sekali karena beberapa waktu terakhir tidak pernah melakukan pembaharuan terhadap isi blog yang tidak terurus ini. Mudah-mudahan semangat ane sebagai penulis postingan ini, bisa menjadi pendorong semangat lebih tinggi lagi bagi diri ane sendiri bahkan dapat menjadi pendorong sahabat-sahabat untuk ikut menjaga semangat dalam upaya memakmurkan kepribadian dalam diri menuju lebih baik lagi. Banyak hal yang ingin dibagikan, namun tiba-tiba saja hilang *alasan dikit.
Tidak tahu harus memulai dari mana, yang penting sahabat ku yang sedang membaca isi tulisan ini bisa ikut serta untuk berbagi informasi. Minimal ngisi disini, padahal banyak kader STAIN Samarinda yang berhasil menorehkan goresan pena hingga menjadi orang yang mampu melukiskan kata-kata mengajak ke arah yang positif bagi sesamanya. Oke, ane awali saja tulisan kali ini dengan cerita bahwa FB kita (Kammi Stain Samarinda) mendapat pesan inbox dari kawan-kawan KAMMI daerah lain khususnya wilayah diluar Kalimantan sendiri. Inbox pertama berasal dari Ambon yang mengawali obrolannya dengan tanya-tanya seputar kader dan kegiatan disini #ingin sharing ungkapnya. Ane jawab aja yang aktif ada sekitar 30 orang. dari gaya bahasanya, saya menangkap bahwa Komisariat yang dipimpinnya baru saja berdiri. Oleh karena itu ingin diberikan tips dan trik nya. Ia juga tidak lupa bertanya agenda kita (Kammi komsat STAIN). Ane jawab aja. Ane jawab sendiri, yaitu ngasih Triknya dengan jaga kedekatan dengan kader. Ane bilang, kalo di tempat kita biasanya para ikhwan dikumpulkan n buat agenda rutin. Kadang main futsal, renang, rihlah, banyak pokoknya. Kalau Humas sendiri itu ada buletin, blog/fb, atributisasi, pelatihan kehumasan, spanletisasi (bagian spnduk). *Mudah-mudahan ini bisa diteruskan.
Ini dia salah satu kutipan pesan inbox yang dikirimnya melalui Fesbuk Komsat yang ane kelola sendiri sepertinya nih:) ,"ana berfikir bahwa tantangan dakwah di kampus islam itu lebih unik,
karna ana pernah di kampus umum, jd bsa rasakan. perlukah kita buat
ajang khusus untuk membicarakannya bersama-sama?". Jadi, bukan hanya kita yang merasakan tantangan itu. Banyaaak sekali. Berfikir positif bahwa kita bisa, kita bersatu dan kita akan mampu. Ramadhan penuh berkah, dapat menjadikan momen yang sangat penting untuk mempersatukan seluruhnya. Tapi apa daya, kadernya pulkam. Tidak mengapa, masih ada yang menetap, dan yang jauh masih bisa di ajak komunikasi itu sudah menyenangkan untuk sahabat-sahabat yang tidak pulkam.
Okeh, sekarang kita ke inbox selanjutnya yang ingin mengenal KAMMI Stain lebih jauh. Tepat di hari ke-13 Ramadhan 1433 H pagi ini, sahabat dari STAIN Salatiga. Seperti biasa, yang ditanyakan adalah agenda KAMMI STAIN Samarinda apa saja. *sebenarnya ane ini pelupa dan jarang mengikuti kegiatan KAMMI STAIN. Kalaupun sudah dapat informasi, selalu tidak ingat dengan isi yang disampaikan. Jadi, maafkanlah karena ane hanya manusia biasa yang tak sempurna dan banyak salah. Ternyata mereka sudah memiliki 2 desa binaan yang sudah siap secara mandiri untuk melakukannya sendiri. Iapun mengungkapkan bahwa ada 1 desa binaan yang sedang dibina, dan yang satu ini sangat susah hingga ia mengatakan "ngeri" karena itu juga merupakan desa binaan nasrani.
Untuk ramadhan kali ini kitata lebih ke sosial, kita mengusung tema "KAMMI berbagi untuk menginspirasi". Di desa binaan kita sudah ngadain tarhib ramadhan bagi jadwal imsyakiyah,
trus mggu kmrn bukber dgn TPAnya, Alhamdulillah dua duanya masuk media. Dan ia pun mengatakan bahwa Nanti sore (Ikhwannya chat pagi2 hari kamis) ada tasmik, acara internal. Sabtu, ada kunjungan dari KAMDA SMG, Minggunya kita bagi takjil di Bunderan kota. Ada karleb untuk kader, alumni, ustadz, serta tokoh salatiga. Pasca ramadhan ada silat kader juga silat ustadz dan tokoh. Padattt sekali jadwalnya:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar